Pengertian Arsitektur – Sejarah, Fungsi, Teori, Ruang Lingkup, Contohnya Lengkap

Posted on

Pengertian Arsitektur – Sejarah, Fungsi, Teori, Ruang Lingkup, Contohnya Lengkap

Arsitektur Adalah – Seni yang dilakukan seseorang dalam berimajinasi menurut mereka dan ilmu dalam merancang bangunan. Pengertian arsitektur secara luas yaitu merancang dan membangun semua lingkungan yang ada dalam cakupannya, mulai dari level makro yakni perencanaan kota, perencanaan perkotaan, arsitektur lankap sampai pada level mikro yakni desain bangunan, desain perabot dan desain produk.

Pengertian Arsitektur Menurut Para Ahli

Marcus Pollio Vitrovius

  • Arsitektur adalah suatu kekuatan/kekokohan (virmitas), keindahan/estetika (venustas) dan kegunaan/fungsi (utilitas)
  • Arsitektur adalah ilmu yang timbul dari ilmu -ilmu lainnya serta melengkapi dengan proses belajar.

Robert Gutman

Arsitektur adalah lingkungan produksi yang tak hanya menjembatani manusia serta lingkungannya, tapi juga menjadi wahana ekspresi kultural dalam mengatur kehidupan jasmaniah dan psikologis.

Van Romondt

Arsitektur adalah ruang/lokasi hidup yang menjadi bagian tempat manusia. Ruang sendiri yang terjadi dengan sendirinya atau alami, sepergi gua, pohon dan lain sebagainya.

Francis DK Ching

Arsitektur adalah hasil persepsi serta penghargaan manusia pada ruang dan bentuknya.

Sejarah Arsitektur

Arsitektur muncul dari dinamika diantara kebutuhan atau kondisi lingkungan yang kondusif, keamanan dan sebagainya. Cara suatu bahan bangunan yang tersedia teknologi konstruktuksi. Arsitektur prasejarah dan primitif adalah tahapan permulaan dinamika. Kemudian manusia mengalami kemajuan dan pengetahuan pun terbentuk melalui lisan dan juga praktik, sehingga arsitektur ini menjadi keterampilan.

Kata Arsitektur berasal dari kara “Archi” yang artinya kepa dan “Techton” yang artinya merancang suatu bangunan yang dihasilkan dair ide dan imajinasi mereka. Didunia ada bapak arsitektur yakni Marcus Pollio Vitrovius yang terkenal dengan De Architectrure.

Fungsi Arsitektur

Artistik Form (Fungsi Bentuk Artistik)

Artinya arsitektur dianggap sebagai seni, sehingga arsitektur berfungsi dan menjadi bentukan artistik yang memiliki nilai-nilai keindahan.

Container (Fungsi Perwadahan)

Artinya membentuk arsitektur secara fungsional, yang secara fisik menjadi suatu hal yang bisa mewadahi aktivitas/kegiatan tertentu, hingga penikmat dapat merasakan kenyamanan dan keamanan.

Climatic Modifier (Fungsi Modifikasi/Kontrol Iklim)

Artinya mengarah pada bentukan arsitektur yang sangat berfungsi, yang merupakan bangunan yang bisa mengantisipasi, mengontrol dan beradaptasi dengan lingkungan fisiknya, dalam artikan adalah aspek iklim yang berlaku disekitarnya.

Environment Filter (Fungsi Filter Lingkungan)

Artinya bangunan/arsitektur yang fungsinya sebagai media filterasi lingkungan. Tak hanya lingkungan yang bersifat fisik, tapi juga yang bentuknya lingkungan sosial.

Behaviour Medifier (Fungsi Pembentuk Perilaku)

Artinya masing-masing olahan dalam bentuk arsitektur yang dalam gilirannya akan memodifikasi, membentuk dan juga memanipulasi perilaku seseorang yang aktif melakukan interaksi berbentuk arsitektur tersebut.

Capital Investment (Fungsi Investasi Modal)

Artinya arsitektur memiliki tujuan dalam memperoleh manfaat/nilai tambah tertentu atau keuntungan. Investasi ini adalah usaha dalam memanfaatkan sumber daya, baik modal uang, alat dan tenaga untuk memperoleh keuntungan tertentu. Jenis keuntungan tersebut ada dua, yakni Keuntungan Profif dan Keuntungan Benefit.

Teori Arsitektur

1. Theory In Architecture (What Architecture Is)

Secara umum teori ini mengamati aspek formal, tektonik dan struktural, representasional dan prinsip estetika yang menjadi landasan gubahan arsitektur. Teori yang termasuk dalam kelompok ini cenderung memiliki sifat superficial, deskriftif dan persepektif.

2. Theory Of Architecture (How best to design!)

Teori ini menjelaskan bagaimana setiap arsitek mengembangkan prinsip dan memanfatkan pengetahuan, teknik dan gambar dalam proses desain dan produksi bangunan. Artinya bukan prinsip umum yang menjadi pemandu desain, tapi bagaimana arsitek mendesain, memanfaatkan media dan mengapa arsitek dapat menjadi keanekaragaman historis/budaya.

3. Theory About Architecture (the achivement of Architecture)

Tujuan dari teori ini adalah untuk menjelaskan arti serta pengaruh arsitek, memosisikan arsitek dalam konteks sosial budaya, memberikan bagaimana arsitek bekerja sebagai produser budaya, atau memahami bagaimana arsitek dipakai dan diterima oleh masyarakat.

Ruang Lingkup Arsitektur

Dalam bukunya De Architecture (yang merupakan sumber tertulis paling tua yang masih sampai sekarang) Vitrivius menyatakan bangunan yang baik harus mempunyai keindahan/esteteika (Venustas), Kekuatan (Firmitas) dan Kegunaan/fungsi (Utilitas).

Arsitektur juga bisa disebut penyeimbang serta pengorganisir antara kegiatan unsur di atas dan tak ada satu unsur yang melebihi unsur yang lainnya. Dalam pengertian modern, arsitektur ini harus meliputi pertimbangan fungsi, estetika, psikologis. Tetapi bisa dikatakan juga bahwa unsur fungsi tersebut sendir di dalamnya sudah meliputi baik unsur estetika ataupun psikologis.

Arsitektur adalah holak, yang didalamnya termasuk matematika, sains, seni, teknologi, humaniora, politik, sejarah, filsafat dan lain sebagainya. Rasionalisme, empirisme, fenomenologi strukturalisme, post struktruralisme dan dekonstruktivisme merupapakan beberapa arah dari filasafat yang menadi pengaruh arsitektur.

Contoh Arsitektur di Indonesia

Candi Borobudur

Candi Prambanan

Demikianlah Pengertian Arsitektur yang meliputi sejarah, fungsi, teori, ruang lingkup dan juga contohnya secara lengkap. Semoga artikel ini memberi manfaat bagi anda semua dan menambah pengetahuan serta wawasan anda.

Baca Juga :